News

China Buka Kemungkinan Kerja Sama Internasional di Wilayah Kutub

Beijing (KABARIN) - China menyatakan siap bekerja sama dengan semua pihak untuk meningkatkan pertukaran dan mempromosikan kerja sama dalam urusan kutub.

Dalam konferensi pers rutin, Kamis, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menambahkan bahwa perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan di wilayah kutub melayani kepentingan bersama seluruh umat manusia.

Mao Ning menyampaikan pernyataan tersebut mengomentari beberapa kejadian mengharukan yang terjadi selama ekspedisi Antartika ke-42 China yang masih berlangsung.

Menurut sejumlah laporan, tim ekspedisi China berhasil menyelamatkan seorang staf yang sakit di sebuah stasiun penelitian milik Rusia, dan pekan ini, saat mengisi kembali persediaan di Selandia Baru, kapal pemecah es penelitian kutub China, Xuelong, membantu mengangkut para peneliti dari Korea Selatan.

Menurut Mao, dalam 40 tahun terakhir sejak China memulai ekspedisi Antarktika, negara itu telah secara konsisten menjunjung tinggi semangat gotong royong dan sangat mementingkan kerja sama internasional, serta terlibat dalam berbagai bentuk kegiatan penelitian bersama.

Dia menyebutkan bahwa ekspedisi Antarktika yang sedang berlangsung saat ini melibatkan para peneliti lebih dari sepuluh negara dan kawasan, seperti Thailand, Chile, dan Portugal.

Mengenai wilayah Arktik, Mao menambahkan bahwa China telah berpartisipasi dalam Dewan Arktik, menjadi tuan rumah simposium kerja sama Arktik China-Nordik, dan melakukan sejumlah ekspedisi ilmiah di Samudra Arktik.

China juga telah menyediakan platform dialog dan kerja sama, serta berbagi hasil penelitiannya dengan komunitas internasional.

Pewarta: Xinhua
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: